Perampok Toko Emas Pasar Simpang Limun Medan Berhasil Digulung Polda Sumut

Rizky Afandi
15/09/2021, 18:01 WIB
Last Updated 2021-09-15T11:01:51Z

MEDAN - Kasus perampokan toko emas yang terjadi di Pasar Simpang Limun, Jalan Sisingamangaraja, Kecamatan Medan Kota, Kamis (26/8) lalu itu memang sudah direncanakan.


Dari data yang diperoleh awak media, Rabu (15/9), menerangkan pelaku yang berjumlah empat orang bernama Farel (21), Paul (32), Hendrik (38) dan Prayogi alias Bejo (25) awalnya berkumpul di Jalan Menteng VII, Gang Garuda.


Selanjutnya, dengan mengendarai dua sepeda motor secara berboncengan sembari membawa senjata api laras panjang dan pistol langsung menuju Pasar Simpang Limun, Jalan Sisingamangaraja, Kecamatan Medan Kota.


Setibanya di Pasar Simpang Limun, kawanan perampok yang diketahui langsung menggasak perhiasan lebih kurang 5 kg dari dalam toko emas. Tak hanya itu, kawanan perampok emas juga menembak seorang juru parkir Pasar Simpang Limun bernama Julius Simanungkalit karena berusaha menggagalkan aksi perampokan emas tersebut.


Setelah berhasil merampok sejumlah perhiasan emas, serta menembak seorang juru parkir, para pelaku pun kabur dengan mengendarai sepeda motor ke arah Jalan Balai Desa, Tanah Garapan, Kecamatan Batangkuis.


Tak sampai di situ, sebagai upaya menghilangkan jejak dan barang bukti tiga orang pelaku Farel, Bejo dan Paul kemudian berpisah meninggalkan lokasi Jalan Balai Desa, Tanah Garapan, Kecamatan Batangkuis.


Diketahui, hampir dua minggu peristiwa perampokan emas di Pasar Simpang Limun akhirnya berhasil diungkap Tim Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumut, yang dipimpin langsung Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja.


Dalam pengungkapan itu, petugas berhasil menangkap ke empat kawanan perampok dengan membawa senjata api. Namun, salah satu tersangka bernama Hendrik terpaksa diberikan tindakan tegas terukur hingga meninggal dunia karena berusaha melawan petugas saat diamankan.


"Sudah kita amankan. Nanti akan dirilis Kapolda Sumut," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumut, Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja.

TrendingMore